Kok aku gak begitu suka ya sama main?
Gak suka ngeluarin uang banyak buat main, kecuali kalo beli yg ada
manfaatnya.
Gak suka juga kalo ngeluarin uang yg ujung2nya non manfaat dan hanya
menciptakan kemubadziran baru. Gak bernilai pahala. Itu gak banget. Islam juga
melarang manusia yg menghambur-hamburkan uangnya untuk berfoya-foya. Yuk tengok
ayat ini
وَلا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا
إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإثْمِ
وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
”Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta
sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil, dan (janganlah)
kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan
sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa,
padahal kamu mengetahui” [QS. Al-Baqarah
: 188].
Ingat, aku manusia biasa. Bukan manusia yg sok suci ataupun suci. Sekali lagi, saya manusia biasa.
Entah deh sama ketidaksukaanku, tapi yg jelas dengan adanya semua ini,
semakin membengkak hikmahnya aja. Gak ada ruginya, justru berbuah provit yg
jumlahnya gak main-main :))
Hikmahnya yaitu:
1. Aku jadi jauh sama hal-hal yg negatif, ini juga timbul karena aku
ikut organisasi-organisasi sih yaa *curcol
2. Kehampaan datang jika dan hanya jika waktu luang hanya untuk main dan
main. Main dan main.. Serasa gak produktif gitu..
3. Rihlah sih okeoke aja, yg penting tidak melanggar syar'i. Dan niatnya
untuk menyambung silaturahmi. You must know :))
4. Jadi lebih memikirkan hal-hal penting dan cita-cita daripada
berangan-angan untuk main sana sini dan sensus tempat wisata mana aja yg belum
dikunjungi. Nek manud kuwi sih yo mung arep bubar kabeh. Yo ra?? *Njowo sitik*
5. Jadi lebih menekuni hal-hal yg sekiranya nyambung sama cita-cita atau
target dekat maupun jauh, itu semua meningkatkan mainset kita bahwa sebaik-baik
manusia adalah manusia yg bermanfaat. Indah kan?
6. Bahagia itu sederhana, weseeeeh.. Kita akan merasa bahagia setelah
kita mampu berbagi kepada orang yg kita sayangi, exaample orangtua ajalah yg
selama ini jadi sentralisasi pendidikan karakter, moral, agama, dan ilmu kita.
Dan mengajarkan kita agar siap menghadapi tantangan zaman. Siapa lagi kalo
bukan mereka?
Nah mungkin masih banyak lagi ya hikmahnya..Gak mau muluk-muluk sih, semoga postingan ini bermanfaat. Dan meminimalisir kita agar terhindar dari hal-hal yang negatif sekiranya, apalagi di saat zaman yang sudah WOW serta masa-masa remaja yg nafsu dunianya sedang bergejolak serta berapi-api.
Oya, jangan bilang kalo aku gak normal ya. Aku tetep suka main kok, jangan sampe kalian baca ini trs gak ngajak aku main lagi hahaha.... Cuma sih ya itu, aku mau main kalo ada manfaatnya dan kembali ke poin ke-3 yaa:))
- Karena hidup itu punya prinsip :)) -

0 komentar:
Posting Komentar