Kamis, 09 Mei 2013

Pernah dapet tausiyah seperti ini:
Jika mencapai sesuatu, maka janganlah kita terlalu senang dengan hal itu. Sebaliknya, jika kita tak mencapai apa yang kita inginkan atau mendapat musibah maka jangan berlama-lama dalam kesedihan.

Dan.....
Aku pengen ngembangin tentang kalimat itu lebih detail, hehehe :D


Dan semua sudah tertulis di skenario-Nya. 

Jadi jika telah mencapai apa yang kita inginkan dan mendapatkan suatu kesenangan, boleh jadi itu menjadi hadiah dari Allah yang pantas kita terima. So, jangan berlama-lama dalam kesenangan itu juga. Karena hal itu menimbulkan akan kelupaan kita kepada Allah yang sebenarnya kita diciptakan dan kembali pada-Nya. Sehingga semakin lupa akan kehadiran Allah di hati kita. Dan tak banyak mengingat-Nya. Karena jika kita mendapatkan kesenangan semata di dunia ini, bisa jadi kita malah semakin jauh dengan Allah. Jauh pula dari petunjuk-Nya. Dan ini jangan sampai terjadi. Naudzubillahi min dzalik.

Sebaliknya pula, jika tak mendapatkan apa yang kita inginkan atau mendapat musibah. Harus kita terima pula dengan lapang dada. Dan...jangan berlarut-larut dalam kesedihan. Bisa jadi, musibah itu menjadikan kita insan yang lebih mengenal Allah dan dekat dengan-Nya pula. Bahkan tumbuh mahabbah kita kepada Allah. Allah memberi musibah agar kita tetap dekat dengan Allah. Menjadikan kita bagaimana bangkit dari keterpurukan. Dan menjadikan kita pula sebagai insan yang kuat, LULUS dan LOLOS UJIAN dari ALLAH SWT. Jadi, istilah LULUS dan LOLOS tak hanya disebut pada kisaran UN saja, hehehe^^

Justru kita memetik hikmah dari setiap kejadian yang kita alami.




- Kullu bi syai'in bil hikmah: Setiap kejadian pasti ada hikmahnya-

0 komentar: